Terbitnya Matahari Dikala Gelap 

Seorang wanita yang memiliki tubuh ramping dan paras yang cantik memasuki sebuah ruangan kelas yang terdapat sejumlah mahasiswa aktif yang menanti kedatangannya. Wanita itu membuka pintu dan melangkahkan kakinya dengan mantap ke ruangan kelas tersebut dengan senyuman ramah yang menghiasi wajah polosnya itu.

Suasana ruangan kelas itu pun menjadi hening sesaat disaat wanita tersebut masuk dan duduk di kursi depan. Kamera yang menanti sedari tadi, akhirnya bisa bernafas lega dan memulai menjepret sosok wanita yang menjadi sorotan utama pada sore hari itu. Dengan di pimpin oleh dua orang moderator, wanita ini akhirnya siap untuk memperkenalkan diri.

Vivi Leonita, adalah sosok wanita muda yang memiliki sejuta impian memperkenalkan diri dengan sedikit gugup karena banyak nya mahasiswa yang memperhatikannya dengan seksama. Wanita yang beretnis Thiongha ini, memiliki perjalanan hidup yang cukup rumit dan memiliki cerita tersendiri.

Kejadian pilu ini bermula disaat sang adik di diagnosa penyakit Leukimia yang membuat Vivi berpikir keras untuk mendapatkan dana cukup besar. Dengan kejadian seperti ini, keluarga Vivi sangat tergoncang dengan dahsyat sehingga membuat sang ayah stroke. Disaat sang ayah stroke, usaha sang ayah pun tidak berhasil dikarenakan kebutuhan biaya yang sangat besar.

Ibu merupakan sosok wanita yang Vivi kagumi. Ibu dari Vivi pada awalnya sehat, namun kini sang Ibu di diagnosa sakit Lupus yang kemungkinan untuk sembuh sangat sulit. Vivi sangat terpuruk dan sedih. Vivi bingung harus melakukan apa. Vivi stress berat karena semua anggota keluarga yang ia cintai sakit dan membutuhkan dana yang sangat besar untuk pengobatan. Dan disamping itu semua, Vivi juga masih harus membiayai kuliahnya yang dikala itu ia mendapatkan beasiswa dari kampusnya yaitu Universitas Bunda Mulia.

Namun disaat sulit seperti itu Vivi pantang menyerah dan berusaha sekuat tenaga untuk mencari dana dan membiayai pengobatan ayah, ibu dan adiknya. Ia juga tetap giat dalam menjalani kewajibannya sebagai Mahasiswi aktif UBM dan bahkan Vivi menghasilkan berbagai prestasi dibidang akademik maupun non-akademik. 

Wanita muda ini melakukan banyak hal, menyanyi di cafe-cafe, ikut lomba, membuat kerajinan tangan berupa aksesoris wanita, dan lain sebagainya. Pada saat itu, Vivi sangat giat menjalani pekerjaannya demi membantu keluarganya, bahkan ia hanya tidur 2-3 jam saja dalam waktu sehari untuk membuat kerajinan tangan berupa aksesoris wanita yang kemudian di pasarkan lewat Tokopedia, Shopee, dan Instagram.

Alhasil dari jerih payahnya yang ia tekuni, kini dalam satu hari Vivi dapat memproduksi dan menjual lebih dari seribu produk aksesoris wanita. Tentunya Vivi sangat bangga dan bahagia sekali karena dana yang ia dapatkan sudah cukup untuk membayar biaya pengobatan keluarganya dan membayar biaya kuliah. Vivi menyelesaikan kuliah dengan tepat waktu dan menjadi lulusan terbaik dari program studi Akuntansi Universitas Bunda Mulia dengan IP 4.00. 

Kisah penuh haru dan perjuangan ini diangkat oleh program acara televisi "Kick Andy" yang dipandu oleh Andy F. Noya. Vivi merasa sangat bersyukur karena melalui tayangan ini, banyak orang yang memberikan dukungan dan semangat untuk Vivi serta untuk keluarga Vivi Leonita.

Comments